Partai Demokrat Desak Pemerintahan Trump Ungkap Program Nuklir Israel



loading…

Presiden AS Donald Trump (kanan) menyambut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, Amerika Serikat pada 29 Desember 2025. Foto/Amos Ben-Gershom (GPO)/Anadolu Agency

WASHINGTON – Lebih dari 20 anggota parlemen Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) telah menyerukan Departemen Luar Negeri mengakhiri kebungkaman resminya mengenai program senjata nuklir Israel. Seruan itu muncul di tengah meningkatnya risiko eskalasi militer yang terkait dengan perang dengan Iran.

Para anggota DPR, yang dipimpin Joaquin Castro, mengirimkan surat kepada Menteri Luar Negeri Marco Rubio, yang menyatakan Kongres memiliki “tanggung jawab konstitusional” untuk sepenuhnya mengetahui tentang keseimbangan kekuatan nuklir di Timur Tengah, risiko eskalasi di antara pihak-pihak yang berkonflik, dan rencana pemerintahan AS menangani skenario tersebut, khususnya selama perang yang sedang berlangsung yang dikoordinasikan dengan pemerintah Israel.

Para anggota parlemen memperingatkan, “Risiko salah perhitungan, eskalasi, dan penggunaan nuklir dalam lingkungan ini bukanlah hal yang teoritis.”

Mereka berpendapat mempertahankan ambiguitas atas kemampuan nuklir salah satu pihak yang berkonflik membuat mustahil mengembangkan kebijakan non-proliferasi yang efektif di kawasan tersebut, baik terkait Iran, Arab Saudi, atau negara-negara lain yang mendasarkan keputusan mereka pada penilaian kemampuan negara tetangga mereka.

Mereka juga meminta Menteri Luar Negeri AS memberikan informasi terperinci tentang data apa yang dimiliki Amerika Serikat mengenai program nuklir Israel, termasuk kemampuan material fisil, doktrin nuklir, dan “indikasi apa pun tentang rencana Israel menggunakan atau mengerahkan senjata nuklir selama konflik Iran baru-baru ini atau selama konflik lainnya,” menurut Common Dreams.

Baca juga: AS Usulkan Resolusi PBB tentang Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz

(sya)



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *