
loading…
Pemandangan yang diambil di dekat perbatasan Gaza, menunjukkan pergerakan tank dan kendaraan lapis baja tentara Israel saat serangan Israel terhadap Gaza terus berlanjut tanpa henti, pada 10 Agustus 2025. Foto/Tsafrir Abayov/Anadolu Agency
Militer memperingatkan operasi semacam itu akan membahayakan nyawa tawanan Israel dan tidak akan membawa kemenangan telak atas Hamas, kecuali Israel menduduki seluruh Jalur Gaza dan memberlakukan aturan militer penuh.
Penilaian ini disampaikan dalam rapat kabinet yang panjang pada Senin malam (1/9/2025), yang diwarnai perselisihan sengit antara para pemimpin militer dan beberapa menteri.
Pertemuan tersebut berakhir dengan keputusan untuk beralih ke opsi pendudukan Gaza alih-alih kesepakatan pertukaran tahanan, meskipun Kepala Mossad David Barnea secara terbuka mendukung proposal yang diajukan Hamas, menekankan itu adalah “satu-satunya rencana yang ada dan harus diterima”.
Menurut harian berbahasa Ibrani, Maariv, militer sedang bersiap untuk memobilisasi sekitar 60.000 tentara cadangan yang akan menjalani pelatihan dan pengorganisasian selama tiga hingga empat hari.