
loading…
Salim Mahmoud Awad, bayi berusia tujuh bulan, mengalami penurunan berat badan yang signifikan akibat kekurangan susu formula dan makanan bayi setelah mengungsi ke Kota Gaza, Gaza, bersama keluarganya, pada 26 Juli 2025. Foto/Ahmed Jihad Ibrahim Al-arini/A
“Ada risiko kematian yang mengancam bagi ribuan bayi di Jalur Gaza akibat larangan pendudukan Israel atas masuknya susu formula bayi,” ungkap pernyataan kantor media pemerintah Gaza.
Kantor itu menjelaskan, “Gaza berada di ambang bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mengancam nyawa puluhan ribu bayi, karena Israel terus-menerus memblokir masuknya susu formula bayi selama 150 hari dalam apa yang merupakan genosida diam-diam.”
“Ada lebih dari 40.000 bayi di bawah usia satu tahun di Gaza yang berisiko meninggal perlahan akibat blokade kriminal yang menyesakkan ini,” papar kantor tersebut.
Mereka menyerukan pembukaan segera dan tanpa syarat perlintasan perbatasan Gaza serta masuknya susu formula bayi dan bantuan kemanusiaan dengan segera.