Iran Mencari Dialog, Bukan Perang



loading…

Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Foto/anadolu

TEHERAN – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan negaranya tidak mencari perang tetapi dialog dan setiap upaya Amerika Serikat (AS) untuk memaksakan kehendaknya atau memaksa Iran untuk menyerah akan gagal. Pernyataan itu dikutip kantor berita IRNA.

“Apa pembenaran untuk menargetkan warga sipil, elite, anak-anak, dan menghancurkan pusat-pusat vital, termasuk sekolah dan rumah sakit, dalam kerangka hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan?” tambah Pezeshkian.

Sementara itu, Menteri Sains Iran Hossein Simaei Sarraf mengatakan negaranya “menghadapi musuh yang tidak menjunjung etika, hukum, atau sistem lainnya” selama kunjungan ke Institut Penelitian Dirgantara di Teheran, yang dihantam serangan AS-Israel pada 28 Februari.

Media Iran menerbitkan video yang menunjukkan kerusakan bangunan tersebut, dengan menteri Hossein Simaei Sarraf, menambahkan, “Fasilitas apa pun yang dibangun di negara ini tetap berisiko.”

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mendorong dialog terkait krisis Hormuz, membela sikap nuklir Iran.
Negara-negara Teluk Arab memahami Iran tidak akan menutup Selat Hormuz jika bukan karena “agresi Amerika,” kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov selama kunjungannya ke China.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *