
loading…
Iran klaim telah mengisi ulang peluncur rudal lebih cepat daripada sebelum perang melawan AS dan Israel sebelumnya. Foto/Telegram/ISNA
Berbicara kepada Nournews Iran pada hari Minggu, Mousavi membagikan pernyataan dan video yang diedit tentang dirinya yang memeriksa fasilitas rudal bawah tanah yang tidak disebutkan namanya.
Baca Juga: Militer Iran Janji Balas Dendam usai Kapalnya Ditembaki dan Dirampas AS
“Tidak seperti Iran, musuh belum mampu membangun kembali amunisinya selama gencatan senjata,” kata Mousavi dalam wawancaranya, sebagaimana dikutip dari Middle East Eye, Senin (20/4/2026).
“Selama gencatan senjata, kecepatan kami dalam memperbarui dan mengisi ulang landasan peluncuran rudal dan drone bahkan lebih cepat daripada sebelum perang,” ujarnya.
“Kami tahu bahwa musuh tidak mampu menciptakan kondisi ini untuk diri mereka sendiri, dan mereka terpaksa membawa amunisi dari sisi lain dunia secara bertahap,” paparnya.
“Mereka kalah dalam tahap perang ini. Mereka kehilangan Selat [Hormuz], Lebanon, dan wilayah tersebut,” imbuh dia.
Video yang dibagikan Mousavi juga menyertakan rekaman drone, rudal, dan peluncur di dalam fasilitas bawah tanah serta peluncuran rudal dari darat.