
loading…
Iran memamerkan drone dalam parade militer. Foto/anadolu
IRGC mengklaim rudal balistik menargetkan pesawat angkut militer C-17 AS dan pesawat komando dan kendali P-8 di Bandara Aqaba di Yordania selatan selama serangan balasan terbarunya. Beberapa pesawat mengalami “kerusakan berat,” menurut pernyataan tersebut.
IRGC memuji informan Yordania karena membantu Iran menargetkan 20 hanggar yang menampung pasukan AS di daerah Al-Azraq selama serangan sebelumnya.
Mereka mengklaim fasilitas tersebut hancur dan puluhan personel Amerika tewas. IRGC menunjukkan bahkan salah satu sekutu regional terdekat Washington pun bukan lagi pangkalan belakang yang aman.
IRGC menyampaikan rasa terima kasih kepada apa yang disebutnya sebagai “rakyat terhormat dan personel militer Yordania yang berani” atas “kerja sama yang tulus dan informasi yang tepat,” yang menurutnya telah memungkinkan pasukan Iran untuk secara akurat mengidentifikasi aset militer Amerika.