Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi



loading…

Inggris makin tak berdaya! Seluruh armada kapal selam serang tak beroperasi. Foto/X/@clashreport

LONDON – Seluruh armada kapal selam serang bertenaga nuklir Inggris yang tersedia terhenti di pelabuhan menunggu perawatan dan perbaikan. Dengan demikian, Angkatan Laut Kerajaan tidak memiliki kapal pemburu-pembunuh yang dapat dikerahkan.

Kelima kapal selam serang kelas Astute Angkatan Laut Kerajaan yang beroperasi saat ini tidak tersedia, sementara kapal keenam, meskipun telah ditugaskan ke armada, belum siap untuk dikerahkan. Itu dilaporkan The Telegraph dan Daily Mail pada akhir pekan, mengutip sumber angkatan laut.

Kapal selam kelas Astute dirancang untuk melacak dan mencegah kapal selam musuh, serta mengawal kapal induk Inggris dan kapal kelas Vanguard yang membawa rudal nuklir Trident. Kapal-kapal ini bertenaga nuklir dan dipersenjatai dengan torpedo Spearfish dan rudal jelajah Tomahawk.

Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi

1. Inggris Tak Berdaya Menghadapi Dugaan Agresi Rusia

Mantan kapten kapal selam nuklir, Komandan Ryan Ramsey, mengatakan kepada The Telegraph bahwa situasi ini merupakan “peringatan serius,” dengan alasan bahwa Inggris sekarang tampak “tidak berdaya” dalam menghadapi dugaan agresi Rusia. Moskow telah berulang kali menolak klaim bahwa mereka menimbulkan ancaman bagi Eropa.

Lord West, mantan Kepala Angkatan Laut dan menteri keamanan Partai Buruh, menggambarkan situasi tersebut sebagai “tidak dapat diterima” dan “sangat mengkhawatirkan,” dengan mengatakan bahwa kapal selam serang sangat penting untuk melindungi pencegahan nuklir Inggris dan “menakutkan Rusia.”

2. Kurangnya Teknisi hingga Penundaan Perawatan

Masalah dengan armada kapal selam angkatan laut sebelumnya dilaporkan pada tahun 2023, dengan The Mail menyatakan pada saat itu bahwa semua kapal selam serang nuklir Inggris yang tersedia terkurung di pelabuhan, dengan alasan penundaan perawatan, kekurangan insinyur angkatan laut, dan kurangnya kapasitas dok kering.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *