Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata



loading…

Pejuang Hamas di Jalur Gaza. Foto/anadolu

KAIRO – Kelompok Palestina Hamas mengatakan pergerakan terus-menerus Israel atas “garis kuning” ke arah barat di dalam Jalur Gaza dan perluasan kendali atas tanah Palestina bertujuan “menggagalkan jalur negosiasi dan menghalangi upaya yang dilakukan” untuk mengkonsolidasikan gencatan senjata. Peringatan itu diungkap juru bicara Hamas, Hazem Qassem.

Dia menjelaskan hal itu ketika faksi-faksi Palestina dan mediator mengadakan pembicaraan di Kairo mengenai isu-isu yang belum terselesaikan terkait dengan perjanjian gencatan senjata.

Tentara Israel memindahkan blok-blok garis kuning ke arah barat sekitar 300 meter di beberapa wilayah Jalur Gaza selama seminggu terakhir dan hingga Jumat, terutama di lingkungan Tuffah di sebelah timur Kota Gaza, menurut saksi mata.

“Garis kuning” merujuk pada garis pemisah tempat tentara Israel mundur di bawah fase pertama rencana AS untuk mengakhiri perang di Gaza. Rencana tersebut mulai berlaku pada Oktober 2025, tetapi Tel Aviv belum mematuhinya.

Sejak gencatan senjata diberlakukan, tentara Israel telah membunuh dan melukai puluhan warga Palestina, dengan alasan mereka mencoba menyeberangi garis perbatasan.

“Pergerakan garis kuning ke arah barat oleh tentara Israel di Kota Gaza, beserta penembakan dan pengusiran yang menyertainya, merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata,” kata Qassem.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *