AS dan Iran yang Perang, Mengapa UEA yang Diserang Teheran?



loading…

Kebakaran besar melanda Zona Industri Perminyakan Fujairah di Uni Emirat Arab setelah diserang drone-drone Iran pada hari Senin. Foto/X via Press TV

TEHERAN Uni Emirat Arab (UEA) geram setelah diserang oleh 12 rudal balistik, tiga rudal jelajah, dan empat drone yang diluncurkan dari Iran pada hari Senin. Padahal, pihak yang berperang saat ini adalah Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel—yang sedang memasuki fase gencatan senjata sejak 8 April.

Drone-drone Iran tersebut menyerang Zona Industri Perminyakan Fujairah di UEA, memicu kebakaran besar dan menyebabkan tiga orang terluka. Tiga korban tersebut diidentifikasi sebagai warga negara India.

Baca Juga: Iran Serang Situs Minyak Uni Emirat Arab, Picu Kebakaran Besar

Kementerian Luar Negeri UEA mengutuk apa yang disebutnya sebagai “agresi Iran yang diperbarui”. Laporan lain dari CNN menyebutkan bahwa sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel berhasil mencegat rudal Iran di atas UEA pada hari Senin.

Kementerian Pertahanan UEA mengeklaim sistem pertahanan udara Emirat telah mencegat rudal-rudal dan drone yang diluncurkan dari Iran.

Serangan terhadap UEA ini terjadi ketika AS dan Iran saling serang di Selat Hormuz. Ini sebagai imbas dari langkah Presiden AS Donald Trump yang meluncurkan “Project Freedom” atau “Proyek Kebebasan” untuk “membebaskan” Selat Hormuz yang ditutup Iran. Upaya ini melibatkan pengerahan lebih dari 100 pesawat, kapal perang, sistem tempur bawah laut dan ribuan tentara Amerika.

Iran mengeklaim telah menyerang kapal perang AS dengan rudal, namun Komando Pusat AS atau CENTCOM menolak klaim tersebut.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *