
loading…
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (20/7/2026). FOTO/dok.SindoNews
“Serangan baru ini terjadi setelah serangan Iran terhadap pangkalan AS di Yordania menewaskan sedikitnya dua tentara AS dan melukai banyak lainnya,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Militer Amerika Serikat (AS) terlihat menyerang berbagai target yang lebih luas di Iran, sementara Iran juga meningkatkan serangannya terhadap negara-negara Teluk di sekitarnya. Pertempuran masih tetap berfokus pada kendali Selat Hormuz, dengan CENTCOM menyatakan bahwa serangan terbarunya bertujuan untuk terus melemahkan kemampuan militer Iran yang digunakan untuk menyerang kapal di Hormuz.
Pertempuran yang kembali memanas ini merupakan permusuhan terburuk AS-Iran sejak sebelum gencatan senjata April lalu, dengan pembicaraan damai antara kedua pihak tampaknya telah sepenuhnya gagal.
Pengiriman melalui Hormuz sebagian besar masih terganggu dan kembali ke sebagian kecil dari tingkat sebelum perang, membuat pasar tetap waspada terhadap kemungkinan gangguan pasokan minyak lebih lanjut dan memperhitungkan premi risiko yang lebih besar pada komoditas tersebut.