Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan



loading…

Harga emas dunia dilaporkan kembali bergerak lesu dan terjungkal dari level tertinggi dalam dua minggu terakhir pada perdagangan, Selasa (7/7/2026). Foto/Dok

JAKARTAHarga emas dunia dilaporkan kembali bergerak lesu dan terjungkal dari level tertinggi dalam dua minggu terakhir pada perdagangan, Selasa (7/7/2026). Investor globa l terpantau mendadak menahan diri dan mulai ragu-ragu untuk memborong logam mulia tersebut.

Langkah wait-and-see massal ini terjadi karena pasar sedang ketar-ketir menanti rilis dokumen rahasia penting -Notulen Rapat (Minutes of Meeting) Bank Sentral AS ( The Fed )- yang dijadwalkan meluncur hari Rabu besok. Dokumen ini diyakini akan menjadi penentu masa depan suku bunga dan ke mana arah harga emas selanjutnya.

Emas Ambles Dekati Level Kritis: Intip Rincian Angkanya

Berdasarkan data pasar terbaru, harga emas di pasar spot terpantau merosot 0,9% menjadi USD4.126,33 per ons. Sementara itu kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus juga ikut melemah 0,7% ke level USD4.137,60.

Baca Juga: Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram

Padahal pada perdagangan Senin kemarin, harga emas sempat terbang tinggi setelah adanya pengumuman gencatan senjata yang meredakan ketegangan perang antara AS-Israel dengan Iran. Namun euforia itu ternyata tidak mampu bertahan lama.

“Pergerakan harga emas saat ini adalah kelanjutan dari pekan lalu. Pasar sedang membentuk level support baru sambil menunggu arah kebijakan yang lebih jelas dari The Fed,” ungkap Nicholas Frappell, Kepala Pasar Institusional Global di ABC Refinery.

Jika ditarik garis lurus dari rekor tertinggi yang sempat dicapai awal tahun ini (saat puncak konflik Timur Tengah), harga emas global sebenarnya telah anjlok lebih dari 25%. Perang beberapa waktu lalu sempat melambungkan inflasi dan memicu keperkasaan dolar AS, yang secara otomatis meremukkan daya tarik emas sebagai aset aman (safe haven).

Pecah Kongsi Bank Sentral AS: Suku Bunga Mau Naik Lagi?

Faktor utama yang membuat harga emas goyah hari ini adalah teka-teki kebijakan Ketua Fed yang baru, Kevin Warsh. Pada rapat terakhirnya, Warsh secara mengejutkan menghapus panduan tertulis (forward guidance) mengenai penyesuaian suku bunga agar The Fed bisa bergerak lebih lincah.

Baca Juga: Emas Jadi Aset Cadangan Terbesar Kedua di Dunia, 36.000 Ton Emas Disimpan Bank Sentral

Namun, strategi “main rahasia” ini memicu perdebatan panas di internal mereka. Kevin Warsh menolak memberikan bocoran arah suku bunga demi fleksibilitas ekonomi. Sedangkan pejabat internal Fed lainnya justru tidak setuju dan menyebut bocoran kebijakan (forward guidance) adalah alat berharga untuk mempercepat dampak ekonomi ke masyarakat.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *