Tren Sepatu Hybrid Performance, Padukan Fungsi Olahraga dan Gaya Harian



loading…

PT Vita Nova Atletik melalui merek olahraga lokal Ortuseight menghadirkan HYPERFIT.

JAKARTA – Sejalan dengan perkembangan tren olahraga hybrid yang menggabungkan endurance, strength, dan functional movement, PT Vita Nova Atletik melalui merek olahraga lokal Ortuseight menghadirkan HYPERFIT, sebuah inovasi sepatu yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan atlet modern melalui pendekatan hybrid performance footwear. Dirancang untuk mengakomodasi dua performa dalam satu platform, HYPERFIT menggabungkan responsivitas dan efisiensi saat berlari dengan stabilitas yang dibutuhkan dalam aktivitas functional training dan gym. Dengan karakter tersebut, HYPERFIT hadir sebagai solusi bagi atlet dan fitness enthusiast yang membutuhkan sepatu dengan kemampuan adaptasi tinggi di berbagai jenis aktivitas. Seperti dikutip dari akun Instagram resmi Ortuseight @ortuseight, “Built for the Hybrid Athlete. Modern fitness isn’t about specializing; it’s about conquering the space between pacing, endurance, and functional strength. The Hyperfit provides the precise support needed to handle the multi-disciplinary demands of Indonesia’s upcoming fitness race, from the track to the functional zone.”

Fokus pengembangan utama HYPERFIT berada pada penyempurnaan geometry outsole midsole, rocker, heel structure serta grip untuk menciptakan karakter sepatu hybrid yang stabil dan adaptif. Teguh Sarwoko, selaku Product Development Manager dari PT Vita Nova Atletik mengungkapkan perbedaan HYPERFIT dengan sepatu running konvensional: “Desain pada midsole dan outsole kita adjust secara khusus, jadi hasil akhirnya ketika dipakai ayunannya tidak terasa terlalu agresif, otomatis pijakan jadi jauh lebih solid dan terkontrol, terutama saat transisi antara running dan functional training ya,” tegasnya.

Pada area vamp quarter, sepatu ini menggunakan konstruksi engineered mesh dengan cutting press logo Ortuseight yang memberikan struktur support, sirkulasi udara optimal sekaligus fleksibilitas saat terjadi perpindahan cepat antara running dan functional movement. Sementara sistem webbing pada area eyestay turut membantu memberikan penguncian kaki yang lebih presisi saat melakukan gerakan dinamis. Seperti dikutip dari Octrisany D. Putra, Product Development Manager Ortuseight, “di area upper, fokus pengembangannya adalah menciptakan struktur yang lebih firm dengan material yang tidak terlalu elastis ya, jadi buat menjaga lockdown-fit, itu yang penting dan krusial untuk movement olahraga hybrid,” ujarnya.

Sementara itu, pada bagian midsole, HYPERFIT menggunakan dual-density Pebax Foam dengan kombinasi tingkat kepadatan pebax foam 35–40 dan 45–50 yang memberikan keseimbangan antara cushioning, responsivitas, serta energy return saat running dan stabilitas saat functional training. Pada bagian heel, area diperbesar untuk meningkatkan stabilitas sepatu. Tak lupa, seri ini juga sudah dilengkapi dengan material carbon plate berkualitas yang berfungsi membantu meningkatkan responsivitas, efisiensi transfer energi, serta memberikan dukungan tambahan saat melakukan pergerakan eksplosif.

Pada area outsole, HYPERFIT menggunakan desain traction pattern yang dikembangkan untuk memberikan kontrol optimal ketika digunakan. Pola groove berbentuk zig-zag yang tersebar pada area forefoot hingga heel membantu meningkatkan grip, stabilitas, dan respons saat melakukan akselerasi dan perubahan arah secara cepat. Dipadukan dengan compound rubber hardness 55–60, seri ini diklaim memiliki keseimbangan sempurna antara durability dan traction.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *