
loading…
Ferrari Luce. FOTO/ carscoops
CEO Ferrari, Benedetto Vigna, mengatakan perusahaan ingin terus mempertahankan pengalaman mengemudi yang sesungguhnya, yang merupakan identitas inti dari setiap model Ferrari.
Dalam sebuah wawancara dengan Drive Australia, Vigna menjelaskan bahwa Ferrari tidak tertarik untuk mengembangkan kendaraan otonom Level 3 dan di atasnya seperti yang sedang dikerjakan oleh beberapa produsen lain.
“Kami tidak akan memproduksi mobil yang sepenuhnya otonom. Kami ingin pengemudi menikmati kesenangan mengemudi sendiri, bukan bergantung pada chip komputer,” katanya.
Menurut Vigna, pengalaman mengemudi adalah elemen terpenting dari sebuah Ferrari dan itu tidak akan berubah bahkan jika perusahaan mulai menawarkan model listrik.
Ia mengatakan Ferrari masih menginginkan pengemudi untuk mengendalikan mobil mereka sendiri, bukan menyerahkan tugas tersebut kepada sistem komputer.
“Ketika saya berbicara tentang mobil otonom, yang saya maksud adalah Level 3 ke atas. Kami ingin tetap ada setir dan pengemudi yang mengendalikan kendaraan. Jika tidak, mengapa ada orang yang mau membeli Ferrari?” katanya.
Pernyataan tersebut muncul ketika Ferrari menerima reaksi beragam terhadap Luce, model EV pertama perusahaan yang diluncurkan minggu lalu.