Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis



loading…

Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak. Foto/ Viet

NEW YORK – Sebuah studi menarik dari Jepang menunjukkan bahwa mengendarai mobil transmisi manual membantu merangsang otak orang dewasa lanjut usia setiap hari, sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh mobil transmisi otomatis.

Menurut laporan dari situs web Jepang Best Car Web, tindakan berurutan yang terlibat dalam mengemudikan mobil transmisi manual merangsang korteks prefrontal.

Area ini mengelola pikiran, emosi, dan perilaku menggunakan fungsi eksekutif. Ini adalah keterampilan penting untuk perencanaan, pengambilan keputusan, pemecahan masalah, konsentrasi, dan beradaptasi dengan situasi baru.

Secara spesifik, rangkaian tindakan yang berkelanjutan—membaca rambu batas kecepatan, menekan kopling, memindahkan gigi secara manual, melepaskan kopling dan menyesuaikan pedal gas secara bersamaan—membutuhkan pengemudi untuk mempertahankan tingkat konsentrasi yang tinggi.

Di negara dengan populasi yang menua dengan cepat seperti Jepang, menuntut otak untuk memproses banyak informasi secara bersamaan setiap hari seperti olahraga ringan. Ini adalah keuntungan yang ditawarkan oleh mobil transmisi manual, sedangkan transmisi otomatis atau semi-otomatis tidak.

Penelitian ini dilakukan oleh Profesor Ryuta Kawashima, yang mengepalai pencitraan saraf di Institut Pengembangan , Penuaan, dan Kanker di Universitas Tohoku. Profesor Kawashima adalah seorang cendekiawan terkenal yang meletakkan dasar ilmiah untuk seri permainan teka-teki populer Brain Age dari Nintendo.

Meskipun menawarkan manfaat signifikan bagi kesehatan otak, transmisi manual menghadapi risiko penghapusan bertahap. Saat ini, para penggemar mobil terus membela transmisi manual pada mobil sport legendaris seperti Porsche 911 GT3, sementara model-model arus utama tidak seberuntung itu.

Data dari Best Car Web menunjukkan bahwa mobil transmisi manual hanya menyumbang 1-2% dari penjualan mobil baru di Jepang, persentase yang sangat kecil.

(wbs)



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *