
loading…
Finlandia resmi izinkan wilayahnya jadi lokasi pengerahan senjata nuklir NATO, langkah yang membuat Rusia jadi terancam. Foto/National Interest
Langkah Finlandia ini membuat Rusia terancam karena perseteruan Moskow dengan NATO yang semakin memanas. Selain itu, kedua negara berbatasan langsung sepanjang 1.340 km.
Baca Juga: Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Pencabutan larangan senjata nuklir ini terjadi tiga tahun setelah Helsinki meninggalkan kebijakan netralitas militer yang telah berlangsung selama beberapa dekade dan bergabung dengan NATO. Bergabungnya Finlandia ke dalam blok militer yang dipimpin Amerika Serikat (AS) telah menyebabkan ketegangan serius dengan Rusia,
“Presiden Republik telah menyetujui proposal tersebut,” menurut situs web pemerintah Finlandia, yang dikutip Russia Today, Minggu (28/6/2026). Situs tersebut juga menyatakan bahwa norma-norma baru akan mulai berlaku pada 1 Juli. Berdasarkan aturan baru tersebut, Finlandia akan dapat mengimpor, mentransit, memasok, dan menyimpan senjata nuklir.
Awal bulan ini, Menteri Pertahanan Finlandia Antti Hakkanen berpendapat bahwa larangan total terhadap bahan peledak nuklir era Perang Dingin tidak sesuai dengan peran baru negara tersebut sebagai anggota NATO. “Amandemen tersebut memungkinkan pemanfaatan penuh pencegahan nuklir NATO,” katanya menjelang pemungutan suara parlemen, sambil mengecam partai-partai yang menentang perubahan tersebut karena mengandalkan pandangan “keliru” dari beberapa orang yang disebut pembela perdamaian.