
loading…
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat. Foto/ CNC
Kedua standar wajib tersebut adalah Persyaratan Keselamatan untuk Kendaraan Listrik (GB18384—2025) dan Persyaratan Keselamatan untuk Baterai Daya untuk Kendaraan Listrik (GB38031—2025).
Kedua standar tersebut diperkenalkan untuk mengatasi masalah keselamatan yang semakin mendapat perhatian menyusul peningkatan pesat penggunaan Kendaraan Energi Baru (NEV) di negara tersebut.
Berdasarkan data dari Asosiasi Produsen Otomotif China (CAAM) yang dirilis pada 10 Juni 2026, produksi dan penjualan NEV di China kembali meningkat pada bulan Mei, mencapai masing-masing 1,554 juta unit dan 1,496 juta unit.
Pada akhir tahun 2025, total jumlah kendaraan listrik (NEV) di jalan raya di Tiongkok akan mencapai 43,97 juta unit.
Pada tingkat kendaraan, standar baru ini memperkenalkan sistem “pemutusan daya satu sentuhan” yang wajib untuk semua EV.
Tidak seperti sistem sebelumnya yang sangat bergantung pada kontrol perangkat lunak, mekanisme baru ini memungkinkan pengemudi untuk memutuskan pasokan listrik tegangan tinggi dari paket baterai hanya dengan satu tindakan fisik.
Langkah ini diharapkan dapat mempermudah operasi penyelamatan jika terjadi kecelakaan dan mengurangi risiko sengatan listrik bagi tim penyelamat.
Pada saat yang sama, standar baru untuk baterai juga ditingkatkan dengan beberapa persyaratan keselamatan yang lebih ketat.