
loading…
Transformasi bisnis yang dilakukan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mulai menunjukkan hasil nyata. FOTO/dok.SindoNews
Analis Verdhana Sekuritas Nizam Syafik mengatakan, dalam tiga tahun terakhir Chandra Asri berhasil melakukan transformasi besar dari aset petrokimia tunggal senilai sekitar USD1,8 miliar yang menghadapi tekanan margin negatif pada periode 2022–2024, menjadi platform bisnis terintegrasi dengan potensi pendapatan mencapai USD7 miliar hingga USD10 miliar.
Baca Juga: Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Menurut Nizam, keberhasilan tersebut tidak lepas dari akuisisi Aster yang diselesaikan pada 2025. Melalui akuisisi ini, Chandra Asri memperoleh kilang minyak berkapasitas 237 ribu barel per hari serta fasilitas cracker etilena berkapasitas 1,1 juta ton per tahun yang menjadi fondasi bisnis energi perseroan.
“Aster secara efektif mendiversifikasi sumber pendapatan Chandra Asri yang sebelumnya sangat bergantung pada spread petrokimia. Saat ini energi telah menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perusahaan,” ujar Nizam dalam risetnya dikutip pada Jumat (19/6/2026).