
loading…
Sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) mulai mempercepat program perampingan anak usaha. FOTO/dok.SindoNews
PT PLN (Persero) dan PT Pupuk Indonesia (Persero) menjadi dua BUMN yang menyiapkan pengurangan signifikan jumlah anak usaha dalam beberapa tahun ke depan melalui konsolidasi, divestasi, dan restrukturisasi portofolio bisnis.
“Percepatan transformasi dan penguatan keandalan sistem kelistrikan menjadi kunci agar PLN semakin efektif mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam keterangan resmi, Minggu (7/6/2026).
Baca Juga: BUMN Ekspor Berpotensi Memicu Larinya Modal Asing, Berikut Alasannya
PLN menargetkan memangkas jumlah anak perusahaan dari 44 entitas menjadi 23 entitas pada 2028. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan melepas kepemilikan pada 21 anak usaha dalam dua tahun mendatang melalui langkah konsolidasi, divestasi, restrukturisasi, dan penyederhanaan struktur usaha.
Program streamlining tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan jajaran Direksi PLN dengan Dony Oskaria. Selain mengevaluasi transformasi perusahaan, PLN juga memaparkan perkembangan pelaksanaan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, yang menjadi peta jalan pengembangan sektor ketenagalistrikan nasional.