Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir



loading…

Presiden Lebanon Joseph Aoun. Foto/anadolu

BEIRUT – Presiden Lebanon Joseph Aoun menggambarkan negosiasi gencatan senjata terbaru sebagai negosiasi yang sulit. Berbicara kepada wartawan, Aoun mengatakan kepala delegasi Lebanon, Simon Karam, pada satu titik menangguhkan partisipasi karena apa yang ia sebut sebagai sikap keras kepala Israel.

Sikap Israel itu mendorong Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio campur tangan guna melanjutkan pembicaraan.

Ia menambahkan, kesepakatan tersebut merupakan “kesempatan terakhir”, memperingatkan jika tidak, masing-masing pihak akan menanggung tanggung jawabnya sendiri.

Aoun menambahkan implementasi dapat dimulai dalam waktu 24 jam setelah semua pihak memberikan persetujuan mereka dan jaminan yang diperlukan diserahkan.

Sementara itu, Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan lebih banyak serangan di Lebanon selatan, saat drone terbang di ketinggian rendah di atas ibu kota, Beirut.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *