5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir



loading…

Perdamaian AS dan Iran tak mungkin terjadi. Foto/X/CENTCOM

TEHERAN – Amerika Serikat (AS) dan Iran diprediksi hanya akan memperpanjang gencatan senjata. Tapi, kedua negara tersebut tidak akan mampu mewujudkan perdamaian.

Ada sisi trauma dari Iran yang sudah dua kali diserang AS dan Israel. Selain itu, kekompakan negara-negara Arab mendukung invasi AS ke Iran juga menjadi poin penting.

5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir

1. Israel Selalu Ingin Menggulingkan Rezim Iran

Alan Eyre, mantan diplomat AS dan peneliti di Middle East Institute, mengatakan bahwa meskipun konflik antara AS dan Iran berakhir, bukan berarti akan ada perdamaian di kawasan tersebut.

“Mereka [Iran] telah diserang dua kali. Mereka berpikir Israel berusaha menggulingkan rezim dan AS ingin melakukan hal yang sama. Jadi tidak akan ada perdamaian. Yang terbaik yang akan kita dapatkan adalah gencatan senjata yang diperpanjang,” kata Eyre kepada Al Jazeera.

2. Iran Selalu dalam Siaga Perang

Iran akan tetap dalam keadaan siaga perang, akan membangun kembali militer dan persenjataan rudalnya, dan kemungkinan akan mencoba untuk mendapatkan senjata nuklir, yang “tidak terjadi sebelum perang”, tambah Eyre.

3. Iran Akan Memiliki Senjata Nuklir

Sebelum konflik, Iran dianggap sebagai “negara yang menjaga senjata nuklir” dan tidak mengejar persenjataan nuklir, kata Eyre.

Namun, pendekatan garis keras AS telah mengubah perhitungan tersebut, katanya.

4. Berkorelasi dengan Invasi Israel di Lebanon

Kampanye militer Israel yang berkelanjutan di Lebanon mungkin kurang berkaitan dengan tujuan “keamanan” daripada dengan kelangsungan politik seseorang, menurut Colin Clarke, direktur eksekutif Soufan Center.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *