
loading…
Pejalan kaki melintasi spanduk di kota Teheran, Iran. Foto/anadolu
Tasnim melaporkan proses pencabutan pembatasan telah dimulai setelah perintah Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk mengembalikan akses internet ke kondisi sebelum Januari 2026.
Menurut laporan tersebut, pengguna sekali lagi memiliki akses ke situs web internasional, sementara layanan broadband tetap, termasuk FTTH, VDSL, dan ADSL, serta layanan internet seluler, kini tersedia tanpa batasan.
Iran telah memberlakukan pemadaman internet hampir total selama protes pada tanggal 8 dan 9 Januari, yang sangat mengganggu konektivitas domestik dan internasional di seluruh negeri.
Protes nasional meletus pada akhir Desember dan meningkat pada bulan Januari setelah depresiasi tajam rial Iran terhadap dolar AS di tengah meningkatnya tekanan ekonomi.