Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia



loading…

KBRI Kuala Lumpur aktif berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan otoritas Malaysia mengenai insiden kapal yang melibatkan WNI di perairan Perak, Malaysia. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA – Sejak 11 Mei 2026, segera setelah menerima informasi mengenai insiden kapal yang melibatkan Warga Negara Indonesia (WNI) di perairan Perak, Malaysia, KBRI Kuala Lumpur aktif berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan otoritas Malaysia. Koordinasi juga dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM), Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), IPK Perak, IPD Manjung, Jabatan Kesehatan Masyarakat (JKM), serta Rumah Sakit Teluk Intan.

Koordinasi ini untuk memastikan penanganan kasus berjalan secara menyeluruh dari aspek akses kekonsuleran, identifikasi korban, hingga pelindungan kemanusiaan bagi WNI yang terdampak. Dalam perkembangannya, KBRI Kuala Lumpur telah memperoleh akses untuk bertemu langsung dengan 18 WNI yang selamat guna melakukan verifikasi identitas, pendalaman informasi, serta memastikan kondisi mereka.

Baca juga: Curi Ikan dengan Trawl, 3 Kapal Malaysia Diamankan

Berdasarkan hasil identifikasi awal, para WNI yang selamat diketahui berasal dari berbagai daerah di Indonesia yaitu Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Lampung, Banten, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara.

Sementara, 5 WNI lainnya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh PDRM dengan dugaan keterkaitan dengan tindak pengiriman migran ilegal. Seluruh WNI yang selamat dalam kondisi baik dan sehat.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *