PSR Jadi Kunci Jaga Produktivitas Sawit di Tengah Keterbatasan Lahan



loading…

Diskusi Forwatan yang bertemakan Mandatori PSR: Solusi Peningkatan Produktivitas di Gedung D Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (19/5/2026). FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dinilai menjadi kunci menjaga produktivitas perkebunan kelapa sawit nasional di tengah keterbatasan lahan dan tekanan global. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala klasik, mulai dari legalitas lahan hingga tumpang tindih kawasan.

Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian Iim Mucharam mengatakan PSR menjadi opsi utama untuk meningkatkan produksi tanpa membuka lahan baru.

“Bicara ekspansi sudah tidak mungkin karena lahan terbatas dan ada tekanan internasional serta isu-isu global. Makanya PSR menjadi kunci,” ujar dia dalam diskusi Forum Wartawan Pertanian di Gedung Kementan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga: Prabowo Sebut Sawit Miracle Crop, Konsistensi Kebijakan Kunci Keberlanjutan

Ia mengungkapkan sejak 2017 pemerintah telah menyoroti sekitar 14 juta hektar kebun sawit nasional yang sebagian besar memiliki produktivitas rendah. Dengan total luas perkebunan sawit mencapai 16,8 juta hektar pada 2025, sekitar 41 persen di antaranya merupakan kebun rakyat yang menyimpan potensi besar peningkatan produksi.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *