Prancis Tangkap 6 Orang karena Kibarkan Bendera Palestina di Menara Eiffel



loading…

Pasukan polisi Prancis menangkap enam orang aktivis karena kibarkan bendera Palestina di Menara Eiffel untuk memperingati tragedi Nakba. Foto/X @Aljarmaqnetnews

PARIS – Pasukan polisi Prancis telah menangkap enam orang aktivis setelah mereka mengibarkan bendera Palestina berukuran besar di Menara Eiffel, Paris. Aksi itu sebagai demonstrasi menandai peringatan ke-78 Nakba atau Bencana Besar tahun 1948.

Nakba adalah tragedi pengusiran paksa lebih dari 800.000 penduduk Palestina dari tanah mereka sendiri untuk pendirian negara Israel pada 1948. Tragedi kemanusiaan ini diperingati warga Palestina setiap tahun pada 15 Mei.

Baca Juga: Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia, Ini Penyebabnya

Menurut laporan surat kabar Le Parisien, para aktivis kampanye lingkungan Extinction Rebellion menampilkan bendera tersebut di lantai pertama menara pada hari Jumat.

Seorang pejabat polisi, yang dikutip secara anonim, mengatakan bahwa individu-individu tersebut ditangkap atas dugaan memasuki area yang dilindungi tanpa izin dan membahayakan keselamatan orang lain.

Jaksa penuntut dilaporkan telah menerima pengaduan resmi, meskipun belum jelas siapa yang akan mengajukannya.

Insiden tersebut memicu reaksi politik di Prancis dan di luar negeri, sebagaimana dilaporkan Anadolu, Minggu (17/5/2026).

Rima Hassan, anggota Parlemen Eropa keturunan Prancis-Palestina, mengkritik penangkapan tersebut di media sosial. Dia membandingkan dengan demonstrasi politik sebelumnya di tempat bersejarah tersebut.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *