
loading…
Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu. Foto/sputnik
Saat ini terdapat kekurangan sumber daya keuangan yang jelas untuk menormalkan kehidupan ekonomi di Afghanistan, kata pejabat itu.
Dia menambahkan salah satu alasannya adalah pemblokiran aset Afghanistan oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman, dan jumlah total dana yang dibekukan sekitar USD10 miliar.
“Menurut perkiraan paling konservatif kami, negara-negara Barat telah membekukan sekitar USD590 miliar secara total milik Rusia, Kuba, Venezuela, Irak, Iran, Korea Utara, Libya, dan Afghanistan. Saya yakin semua pemimpin yang bijaksana akan mengambil kesimpulan yang tepat mengenai penyimpanan tabungan nasional di Barat,” kata Shoigu pada pertemuan para sekretaris Dewan Keamanan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Bishkek.
Kemerosotan hubungan internasional yang terus-menerus berlanjut, terutama karena keinginan Amerika Serikat dan sekutunya untuk mempertahankan posisi dominan mereka, kata Sergei Shoigu.
“Hubungan internasional terus memburuk secara stabil. Akar penyebab kekacauan saat ini adalah keinginan Amerika Serikat dan sekutunya untuk mempertahankan posisi dominan mereka,” kata Shoigu.
Berbagai metode digunakan untuk mencapai hal ini, mulai dari menggunakan kekuatan militer dan melancarkan perang dagang hingga memprovokasi krisis regional, tambah pejabat itu.
Pengembalian infrastruktur militer negara ketiga ke Afghanistan atau penempatan instalasi militer baru di negara-negara tetangga tidak dapat diterima, kata Sergei Shoigu.
Situasi di Afghanistan sangat penting untuk memastikan keamanan di wilayah Organisasi Kerja Sama Shanghai, kata pejabat itu pada pertemuan para sekretaris Dewan Keamanan negara-negara anggota SCO di Bishkek.