
loading…
Sejumlah kapal tanker pengangkut minyak mentah dilaporkan berhasil melintasi Selat Hormuz. FOTO/Reuters
“Langkah ini dilakukan untuk menghindari potensi ancaman serangan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah,” demikian laporan data pelacakan kapal dari Kpler dan LSEG sebagaimana dikutip dari Reuters, Senin (11/5/2026).
Baca Juga: Ekspor Minyak Saudi ke China Jeblok, Diramal Hanya 333.000 Barel per Hari
Data pelacakan menunjukkan sedikitnya tiga kapal tanker berkapasitas besar meninggalkan Selat Hormuz sejak pekan lalu hingga Minggu (11/5) dengan status transponder dimatikan. Dua di antaranya merupakan jenis Very Large Crude Carrier (VLCC), yakni Agios Fanourios I dan Kiara M, yang masing-masing membawa muatan sekitar 2 juta barel minyak mentah dari Irak.
Kapal Agios Fanourios I tercatat tengah menuju Vietnam untuk melakukan bongkar muatan di fasilitas Nghi Son Refinery and Petrochemical yang dijadwalkan pada 26 Mei mendatang. Keberhasilan pelayaran ini terjadi setelah kapal tersebut sempat mengalami kegagalan dalam dua percobaan pelintasan sebelumnya sejak memuat minyak jenis Basrah Medium pada medio April lalu.
Sementara itu, kapal Kiara M yang mengangkut 2 juta barel minyak Basrah juga terpantau meninggalkan kawasan Teluk pada hari Minggu dengan sistem pelacakan yang dinonaktifkan. Kapal berbendera San Marino tersebut dikelola oleh perusahaan berbasis di Shanghai, namun hingga saat ini tujuan akhir pembongkaran muatannya belum dapat dipastikan.