IISM dan Indonesia Cold Chain Expo 2026 Dorong Efisiensi Rantai Pasok Pangan



loading…

Project Manager International Indonesia Seafood and Meat Expo & Indonesia Cold Chain Expo 2026 Nely. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – International Indonesia Seafood & Meat Expo (IISM) dan Indonesia Cold Chain Expo dorong terciptanya sistem rantai pasok pangan yang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui konsep platform B2B terintegrasi, IISM & Indonesia Cold Chain Expo menghadirkan ekosistem lengkap industri perikanan, pangan, cold chain, dan logistik dalam satu atap. Kegiatan ini melibatkan pelaku usaha dari seluruh rantai pasok, mulai dari produsen bahan baku, industri pengolahan, penyedia teknologi dan solusi pendingin, hingga sektor distribusi, retail, dan hospitality sebagai pengguna akhir.

Project Manager International Indonesia Seafood and Meat Expo & Indonesia Cold Chain Expo 2026 Nely mengatakan, pameran ini bertujuan memperkuat konektivitas antar pelaku industri sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi serta menjaga kualitas dan keamanan produk pangan dari hulu hingga hilir.

“Selama empat hari ke depan rangkaian acaranya kurang lebih akan seperti itu. Jadi semua tentang transfer knowledge dan juga update mengenai industri terkait, dan juga update teknologi yang bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan di industri,” kata Nelly seperti dikutip pada Kamis (7/5/2026).

Baca Juga: Soal Anggaran Jumbo, Kepala BGN Dadan Hindayana: Kami Miliki Rp335 Triliun Tak Benar

Selain menjadi ajang pameran produk dan teknologi, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai forum dan seminar yang diikuti sejumlah asosiasi industri. Pameran turut menampilkan display unit teknologi pendingin dan sektor agriculture yang mendukung kebutuhan industri pangan modern. Sebanyak kurang lebih 250 perusahaan ambil bagian dalam pameran ini, dengan mayoritas bergerak di bidang pangan dan rantai pasok pendukungnya.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *