
loading…
Ammar Zoni akan segera dipindahkan ke Lapas High Risk di Nusakambangan. Foto/Aldhi Chandra Setiawan.
Kasubdit Kerjasama Dirjenpas, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa prosedur di Lapas kategori high risk sangat ketat. Pertemuan antara narapidana dan keluarga hanya bisa dilakukan secara daring.
Baca juga: Tak Ajukan Banding, Ammar Zoni Segera Dipindah ke Nusakambangan usai Divonis 7 Tahun
“Kalau high risk memang semuanya by virtual. Jadi tidak ada interaksi langsung. Tidak ada ketemu langsung. Besukan pun tidak besukan langsung,” ungkap Rika Aprianti di kantornya belum lama ini.
Meskipun akses fisik dibatasi, Rika menjamin bahwa hak komunikasi narapidana tetap terpenuhi melalui fasilitas yang disediakan negara.
“Bisa (dijenguk), tapi tidak ketemu langsung. Virtual. Selama di high risk tidak ketemu langsung. Nanti bisa ada video call, ada beberapa alat-alat komunikasi yang memang dibolehkan oleh lapas dengan kategori high risk,” jelasnya.
Baca juga: Divonis 7 Tahun Penjara, Ammar Zoni Masih Bimbang Ajukan Banding