
loading…
PM Israel Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
Menurut laporan media Israel, gencatan senjata diumumkan dari Washington sebelum adanya diskusi atau pemungutan suara formal di dalam kabinet Israel.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dilaporkan memberi tahu para menteri tentang keputusan tersebut hanya setelah diumumkan, yang memicu kritik luas atas apa yang digambarkan banyak orang sebagai runtuhnya kedaulatan pengambilan keputusan.
Diskusi Melalui Telepon Seluler
Channel 13 melaporkan tidak ada pemungutan suara kabinet yang terjadi, dengan Netanyahu menyatakan langkah tersebut dilakukan atas permintaan Trump.
Sementara itu, stasiun penyiaran Kan Israel mencatat para menteri terlibat dalam diskusi darurat melalui telepon seluler biasa setelah Trump secara publik mengumumkan gencatan senjata di media sosial.
Anggota parlemen Israel, Chili Tropper, mengkritik keras cara pengumuman tersebut, menyatakan warga Israel, khususnya penduduk permukiman utara, mengetahui gencatan senjata melalui cuitan Trump, bukan dari pemerintah mereka sendiri. Ia mengatakan kejadian tersebut mencerminkan kurangnya kepemimpinan dan transparansi.