
loading…
Babak Final Four Proliga 2026 memasuki fase paling menentukan. Jakarta Pertamina Enduro (JPE) kini berada di ambang pintu Grand Final / Foto: Dok. Jakarta Pertamina Enduro
Saat ini, JPE kokoh menempati peringkat kedua klasemen sementara Final Four, membayangi Gresik Phonska yang berada di posisi puncak. Meski posisi mereka cukup strategis, tim tidak ingin terlena. Seri Semarang menjadi medan tempur krusial di mana margin poin yang ketat antar tim membuat setiap set menjadi sangat berharga.
Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, menegaskan bahwa timnya mengusung misi harga mati untuk mandiri dalam menentukan nasib. Mereka enggan bergantung pada hasil pertandingan tim lain.
Baca Juga: Non-pelatnas Jonatan Christie Perkuat Tim Piala Thomas Indonesia, Begini Respons Anthony Ginting
“Posisi kami saat ini cukup baik, namun belum sepenuhnya aman. Kami tidak ingin bergantung pada skenario lain. Fokus utama adalah mengamankan satu poin yang dibutuhkan dengan usaha sendiri,” tegas Werry dalam keterangan persnya, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, seluruh persiapan tim kini difokuskan pada penguatan konsistensi permainan agar siap meladeni tekanan tinggi di laga penentuan nanti. Di sisi lain, pelatih kepala JPE, Bülent Karslıoğlu, sedang memacu anak asuhnya melalui fase pematangan akhir.
Bulent menekankan bahwa stabilitas performa adalah kunci utama, terutama dalam aspek fundamental seperti penerimaan servis (receive), serta transisi offense dan defense. “Pengambilan keputusan di poin-poin krusial akan menjadi penentu. Kami harus bermain disiplin dan fokus sejak peluit pertama dibunyikan,” ujar Bülent.