
loading…
OJK bersama BEI dan pelaku industri pasar modal memperkuat literasi keuangan masyarakat melalui rangkaian kegiatan Road to Pekan Reksa Dana 2026. FOTO/dok.SindoNews
“Kami senang sekali menyaksikan gerakan yang Bibit dorong sejak lama kini menjadi agenda bersama regulator dan para pelaku industri. Bersama kita perkuat industri reksa dana dan membantu masyarakat Indonesia membangun masa depan keuangan yang lebih baik,” kata Head of PR & Corporate Communication Bibit.id, William, di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Baca Juga: Stockbit dan Bibit Tumbuh Solid, Talenta Digital Jadi Kunci
William menegaskan posisi Bibit sebagai pelopor program Systematic Investment Plan (SIP) atau nabung rutin di Indonesia. Program ini mengedukasi investor untuk berinvestasi secara konsisten dan disiplin sesuai dengan profil risiko, tanpa harus menunggu modal besar. Strategi SIP merupakan penggabungan dari kekuatan bunga majemuk (power of compounding) dan Dollar Cost Averaging untuk memitigasi risiko pasar.
Senada, praktisi perencana investasi Dede Suryanto menjelaskan bahwa paradigma menabung masyarakat saat ini telah bergeser. Menurutnya, menyimpan uang di rekening konvensional kini berisiko tergerus inflasi dan biaya administrasi. Ia menekankan pentingnya disiplin menyisihkan dana secara rutin dalam instrumen investasi yang tepat untuk mencapai target keuangan di masa depan.