
loading…
Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto. FOTO/dok.SindoNews
“Hampir 80 persen masyarakat berpenghasilan rendah yang mengajukan KPR subsidi terhambat di SLIK, mayoritas menyangkut paylater atau pinjaman online,” ujar Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto seperti dikutip pada Selasa (14/4/2026).
Baca Juga: BPO REI Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8%
Joko menilai program pembangunan 3 juta rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dalam mempercepat penyediaan hunian layak sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. Sektor perumahan, kata dia, kini menjadi salah satu instrumen penting dalam pembangunan ekonomi nasional.
Upaya percepatan tersebut antara lain dilakukan melalui peningkatan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari 220 ribu unit menjadi 350 ribu unit. Namun dalam implementasinya, pencapaian target masih terkendala persoalan SLIK yang selama ini menjadi acuan perbankan dalam menyalurkan kredit.