
loading…
Menteri Perang AS Pete Hegseth. Foto/anadolu
“Hanya Kongres yang memiliki kekuasaan untuk menyatakan perang, bukan presiden yang nakal atau antek-anteknya. Tindakan Hegseth yang membahayakan anggota militer AS dan kejahatan perang yang berulang, termasuk pengeboman sekolah perempuan di Minab, Iran dan penargetan infrastruktur sipil secara sengaja, merupakan alasan untuk pemakzulan dan pemberhentian dari jabatannya,” tegas Ansari pada hari Senin.
Ansari bermaksud memulai proses pemakzulan pekan depan, lapor portal Axios.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Iran menanggapi dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Awalnya, AS dan Israel mengklaim serangan “pencegahan” mereka diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera memperjelas bahwa mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran. Kini AS menyatakan ingin menguasai minyak Iran.
Baca juga: Trump Sebut Warga Iran Binatang, AS Terus Serang Infrastruktur Sipil
(sya)