Seperti Bocah, AS Mencapai Zaman Batu Lebih Cepat



loading…

Presiden AS Donald Trump mengultimatum Iran untuk membuka Selat Hormuz paling lambat hari Rabu. Namun, Iran merespons ultimatum itu dengan ledekan. Foto/The Standard

TEHERAN – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, dengan umpatan-umpatan kasar, kembali mengultimatum Iran untuk membuka Selat Hormuz paling lambat Selasa waktu Amerika atau Rabu WIB. Alih-alih tunduk, negara Islam itu justru meledek ultimatum tersebut.

Ultimatum Trump disampaikan melalui unggahan di Truth Social. “Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya terbungkus dalam satu hari, di Iran…Buka Selat sialan itu, kalian bajingan gila, atau kalian akan hidup di Neraka—LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah,” bunyi unggahan tersebut.

Baca Juga: Trump Ultimatum Iran Lagi: Buka Selat Hormuz Rabu atau Listriknya Akan Dibom AS!

Iran, melalui kedutaannya di Thailand, meledek ultimatum tersebut dalam unggahan di X. Unggahan tersebut menggambarkan umpatan Trump sebagai sikap impulsif bocah remaja ketimbang seorang kepala negara.

“Dilihat dari bagaimana @POTUS mengumpat seperti remaja…tampaknya AS telah mencapai Zaman Batu lebih cepat dari yang diperkirakan,” tulis Kedutaan Iran.

“Kami mengerti bahwa Anda adalah kekaisaran haus darah yang sedang menurun, tetapi Anda tidak perlu menunjukkan inferioritas Anda dengan bahasa ini…Pergilah dan hancurkan lebih banyak usaha dan jangan pernah kembali ke politik global,” lanjut unggahan Kedutaan Iran, seperti dikutip Money Control, Senin (6/4/2026).



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *