
loading…
Presiden AS Donald Trump. Foto/irna
Israel melancarkan serangan pada hari Rabu terhadap fasilitas Iran di ladang gas South Pars di Teluk, yang dimiliki bersama dengan Qatar.
South Pars membentang hampir 10.000 km persegi dan menyimpan sekitar 1.800 triliun kaki kubik gas.
Sebagai tanggapan, Iran menyerang fasilitas LNG Qatar dan mengancam serangan balasan terhadap infrastruktur energi utama di seluruh wilayah Teluk.
Beberapa media melaporkan serangan Israel terhadap South Pars telah dikoordinasikan dengan pejabat Amerika, dengan satu sumber kepada Jerusalem Post menyatakan AS lebih menerima serangan terhadap infrastruktur gas daripada fasilitas minyak.
Namun, Trump menolak laporan tersebut dalam unggahan Truth Social pada hari Rabu, dengan mengklaim, “Amerika Serikat tidak mengetahui apa pun tentang serangan khusus ini, dan negara Qatar sama sekali tidak terlibat di dalamnya.”
Ia mengakui Iran tidak menyadari fakta ini, yang menyebabkan serangan Teheran terhadap fasilitas LNG Qatar.