
loading…
Beberapa rudal yang diluncurkan dari Iran terlihat di langit di atas Hebron saat serangan rudal Iran sebagai balasan atas serangan AS-Israel berlanjut pada 28 Februari 2026 di Tepi Barat. Foto/Wisam Hashlamoun/Anadolu Agency
Serangan tersebut menewaskan enam orang, termasuk warga negara Emirat, Pakistan, Nepal, dan Bangladesh, dan melukai 131 lainnya, termasuk warga negara Turki, Mesir, dan Pakistan.
“UEA tetap sepenuhnya siap dan siaga untuk menghadapi ancaman apa pun, dan akan dengan tegas menghadapi setiap upaya untuk merusak keamanan negara dengan cara yang memastikan perlindungan kedaulatan, keamanan, dan stabilitasnya, serta melindungi kepentingan dan kemampuan nasionalnya,” kata kementerian tersebut.
Eskalasi regional telah meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini telah menewaskan sekitar 1.300 orang dan melukai lebih dari 10.000 lainnya, menurut otoritas Iran.
Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS berada.
Baca juga: Gubernur California Tuding Trump Untung Besar dari Kenaikan Harga Minyak
(sya)