
loading…
Tentara Iran masih menguasai Selat Hormuz. Foto/the week
“Iran masih berperan di Selat Hormuz,” katanya, seraya menunjukkan Iran tidak perlu secara aktif memblokir jalur air tersebut menggunakan kapal.
Yang perlu dilakukan hanyalah menembakkan cukup banyak rudal dan drone untuk membuat perusahaan asuransi kapal enggan mendukung pelayaran melalui Selat Hormuz.
Selain itu, bos Aramco menyerukan pembukaan Selat Hormuz. Para pedagang dan pembuat kebijakan energi dengan cemas mengikuti permusuhan di Timur Tengah karena serangan telah menghentikan produksi energi dan jalur pelayaran vital.
“Akan ada konsekuensi bencana bagi pasar minyak dunia semakin lama gangguan ini berlangsung, dan semakin drastis konsekuensinya bagi ekonomi global,” ujar presiden dan CEO raksasa minyak Saudi Aramco, Amin H Nasser, kepada wartawan.
“Sangat penting agar pengiriman barang kembali beroperasi di Selat Hormuz.”
Perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah menyebabkan guncangan pasokan energi terbesar dalam beberapa dekade.