Iran Lumpuhkan Produksi Migas Israel, Qatar hingga Arab Saudi



loading…

Serangan balasan Iran terhadap sejumlah negara Teluk memicu gangguan serius pada produksi minyak dan gas di kawasan Timur Tengah. FOTO/Reuters

TEL AVIV – Serangan balasan Iran terhadap sejumlah negara Teluk memicu gangguan serius pada produksi minyak dan gas di kawasan Timur Tengah. Sejumlah fasilitas energi di Qatar, Arab Saudi, Irak Kurdistan, hingga Israel dilaporkan menghentikan operasi migas sebagai langkah pencegahan.

“Serangan terhadap kilang Ras Tanura Arab Saudi menandai eskalasi signifikan, dengan infrastruktur energi Teluk kini menjadi sasaran utama Iran,” kata Torbjorn Soltvedt, analis utama Timur Tengah di Verisk Maplecroft dikutip dari Reuters, Selasa (3/3/2026).

“Serangan ini juga kemungkinan akan mendorong Arab Saudi dan negara-negara Teluk tetangga lebih dekat untuk bergabung dalam operasi militer AS dan Israel melawan Iran.”

Baca Juga: Iran Bakar Kilang Minyak Saudi Aramco, Pasokan Energi Global Terancam

Qatar menghentikan produksi gas alam cair (LNG) setelah serangan drone Iran menghantam fasilitas di kompleks Ras Laffan. QatarEnergy bahkan berencana menyatakan force majeure atas pengiriman LNG. Produksi LNG Qatar setara sekitar 20% pasokan global dan menjadi penopang utama pasar Asia dan Eropa, sehingga gangguan ini langsung memicu lonjakan harga gas.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *