
loading…
Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menghadiri buka puasa Ramadan bersama tokoh agama, pimpinan pesantren, santri, dan masyarakat di Pondok Pesantren Tarbiyatul Ulum Sumursongo, Magetan, Jatim, Jumat (27/2/2026). Foto: Ist
Ibas menuturkan bulan suci Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga energi sosial untuk memperkuat persatuan bangsa dan membangun perubahan positif di tengah masyarakat.
“Iman yang kuat melahirkan karakter. Karakter yang kuat melahirkan peradaban. Ketika hati terjaga, negeri pun terjaga,” ujar Ibas.
Baca juga: Dari Santri untuk Negeri: Nasionalisme dalam Iman dan Ilmu
Pondok pesantren memiliki peran historis sekaligus strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Menurut dia, pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga pusat pembentukan moral, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat.