
loading…
Gambar ruangan di salah satu properti milik Jeffrey Epstein, yang dirilis Departemen Kehakiman AS. Foto/Global Look Press/Keystone Press Agency/Departemen Kehakiman
Pada tahun 2008, Epstein mengaku bersalah atas tuduhan negara bagian AS terkait ajakan prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur berdasarkan perjanjian non-penuntutan, dan dijatuhi hukuman 18 bulan penjara.
Ia ditangkap lagi pada tahun 2019 atas tuduhan federal perdagangan manusia dan eksploitasi korban untuk prostitusi.
Epstein ditemukan tewas di sel penjara Manhattan saat menunggu persidangan pada tahun yang sama, yang kemudian dinyatakan sebagai bunuh diri. Kematiannya memicu spekulasi bahwa ia dibunuh untuk mencegah kesaksian yang melibatkan orang-orang berpengaruh yang terkait dengannya.
The Telegraph melaporkan pada hari Minggu, mengutip bukti kartu kredit, surat perintah penggeledahan, dan dokumen investigasi lainnya, bahwa Epstein menyewa setidaknya enam fasilitas penyimpanan di seluruh negeri.
Pelaku pedofilia itu dilaporkan mulai menggunakan fasilitas bernama Uncle Bob’s di dekat rumah mewahnya di Palm Beach, Florida sejak tahun 2003.
Menurut artikel tersebut, setidaknya dalam satu kesempatan, pemodal yang tercela itu menginstruksikan detektif swasta untuk memindahkan komputernya ke dalam loker penyimpanan setelah dilaporkan mendapat informasi tentang penggeledahan polisi di salah satu propertinya.
Epstein menggunakan jasa agen detektif swasta Riley Kiraly untuk memindahkan barang-barang dari propertinya, lapor The Telegraph.