Dokter Tifa Ngaku Ilmu yang Digunakannya untuk Meneliti Ijazah Jokowi Diajarkan di CIA hingga FBI



loading…

Tifauzia Tyassuma (dokter Tifa) mengatakan bahwa dirinya merupakan ahli perilaku. Foto: Jonathan Simanjuntak

JAKARTA – Tersangka pencemaran nama baik dan hoaks, Tifauzia Tyassuma (dokter Tifa) mengatakan bahwa dirinya merupakan ahli perilaku. Bidang keilmuan yang ditekuninya inilah digunakan untuk meneliti perilaku Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kepemilikan ijazah palsu.

Dokter Tifa mengatakan bahwa ilmu yang digunakan itu juga diajarkan di Central Intelligence Agency (CIA) hingga Federal Bureau of Investigation (FBI). “Ilmu yang saya gunakan untuk meneliti perilaku Joko Widodo yang terkait ijazah ini adalah ilmu yang diajarkan di CIA, diajarkan di FBI, di badan intelijen polisi. Jadi ilmu saya itu bukan ilmu gaib, ilmu yang sangat biasa,” ungkap Tifa dalam konferensi pers di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026).

Dari pemantauannya, Tifa mengaku menemukan keanehan perilaku yang dilakukan oleh Bareskrim Polri saat menyatakan ijazah Jokowi identik dengan ijazah pembanding pada 22 Mei 2025. Keanehan perilaku itu muncul saat Bareskrim menunjukkan dua spesimen ijazah yang berbeda.

Baca juga: Omongan Jokowi soal UU KPK Terus Menuai Kritik



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *