
loading…
Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 20-21 Januari 2026. Foto/Dok
Dalam RDG Bank Indonesia pada 20-21 Januari 2026 diputuskan juga suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. Baca Juga: Rupiah Ambruk, Pemangkasan Suku Bunga Acuan BI Bakal Berisiko
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, keputusan mempertahankan suku bunga sejalan dengan kebutuhan menjaga stabilitas eksternal, khususnya di tengah penguatan dolar Amerika Serikat dan tingginya imbal hasil US Treasury.
“Rapat Dewan Gubernur BI pada 20 dan 21 Januari 2026 memutuskan, mempertahankan BI rate sebesar 4,75 persen,” ujar Perry dalam konferensi pers RDG BI, Rabu (21/1/2026).
https://www.youtube.com/watch?v=j
Menurut Perry, tekanan global masih tinggi akibat perlambatan ekonomi di sejumlah negara besar, kebijakan tarif Amerika Serikat, serta meningkatnya eskalasi geopolitik yang mendorong aliran modal keluar dari negara berkembang. Kondisi ini turut memengaruhi pergerakan rupiah yang pada Januari 2026 sempat berada di kisaran Rp16.900 per dolar AS.