
loading…
Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa). Foto/Tangkapan layar iNews
“Polisi yang ngomong, maka semua orang harus percaya, itu tidak boleh secara metodologi,” ujar Dokter Tifa dalam program Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (16/12/2025).
Menurutnya, saat polisi berbicara ijazah Jokowi itu asli, tidak boleh lantas dipercaya begitu saja secara metodologi. Sebab, dari sisi metodologi, namanya confirmation bias, karena diberikan oleh orang yang punya otoritas, sehingga orang dipaksa untuk percaya, padahal satu pun pihaknya tidak lihat.
Baca Juga: Roy Suryo Sebut Gelar Perkara Khusus Bongkar 2 Kebohongan Soal Ijazah Jokowi
“Ijazahnya rakyat tidak lihat ya, kemudian 13 objek ijazah yang dikomparasinya pun rakyat juga tidak lihat. Kita dipaksa untuk percaya kepada narasi yang diberikan oleh seorang atau pihak yang memiliki otority,” tuturnya.