
loading…
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa mengatakan, ketahanan produksi, efisiensi biaya dan penguatan harga jual sebagai faktor pendorong utama. Foto/Dok
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa mengatakan, ketahanan produksi, efisiensi biaya dan penguatan harga jual sebagai faktor pendorong utama. Baca Juga: PTPN IV PalmCo Gulirkan Rp7,4 Miliar untuk Program TJSL
“Kami bersyukur kinerja 2024 ditutup dengan pertumbuhan laba yang sangat positif. Produktivitas yang mampu bertahan di tengah elnino panjang, efisiensi biaya dan kenaikan harga jual produk utama mampu mendorong kinerja keuangan 2024,” ujarnya di Jakarta, dikutip Rabu (24/9/2025).
Jatmiko menambahkan, meski menghadapi tekanan dari sisi produktivitas, perusahaan tetap menunjukkan daya tahan operasional. Sepanjang 2024, produktivitas tandan buah segar (TBS) mencapai 18,77 ton per hektare, sementara crude palm oil (CPO) sebesar 4,34 ton per hektare.
Secara keseluruhan, volume produksi TBS–baik dari kebun inti maupun plasma—mencapai 11,67 juta ton, menghasilkan produksi CPO sebesar 2,56 juta ton.