
loading…
Foto: Doc. Istimewa
Alhasil, dengan kehadiran dia ini bukan sekadar sensasi, melainkan ajakan bagi publik untuk merenungkan konsekuensi dari perbuatan korupsi.
“Bagaimana rasanya menonton film tentang koruptor di akhirat setelah pernah merasakannya di dunia? Itu pertanyaan yang kami ajukan, bukan hanya untuk Ibu Angelina, tapi juga untuk publik agar merenung,” tanya Dheeraj.
“Yang pasti sih, ini film akan luar biasa karena saya ada di sini sebagai mantan koruptor. Saya yang pernah mengalami dan sangat dekat dengan kegiatan serta aktivitas korupsi, berharap film ini bisa membuka mata hati bukan hanya para pejabat dan penguasa, tapi seluruh rakyat Indonesia. Amin,” ungkap Angelina Sondakh.
Setelah 10 tahun mendekam di penjara, Angie –sapaan Angelina Sondakh justru kaget dan merasa sedih bahwa kenyataan kasus korupsi di Indonesia justru meningkat dan marak dilakukan bahkan sampai ke daerah.
“Putusan saya adalah hukuman tinggi agar ada efek jera dan Indonesia bebas korupsi. Namun selama 10 tahun menjalani masa pidana, saya sedih melihat korupsi bukan makin berkurang, tapi malah makin masif dan meluas,”ujarnya.
Angelina juga mengkritik sikap permisif masyarakat terhadap korupsi. Termasuk yang mungkin teralihkan oleh gaya hidup hedonis.