China Akan Selidiki Tren Penjualan Mobil Bekas Tanpa Jarak Tempuh



loading…

China Akan Selidiki Tren Penjualan Mobil Bekas . FOTO/ DOK SindoNews

BEIJING – Kementerian Perdagangan China dilaporkan akan mengadakan pertemuan tertutup dengan beberapa produsen mobil besar dan kelompok industri otomotif, termasuk BYD dan Dongfeng Motor, untuk membahas kekhawatiran yang berkembang di pasar tren peningkatan penjualan kendaraan yang telah didaftarkan tetapi tidak pernah digunakan sebagai mobil bekas.

Menurut sumber yang mengetahui langsung masalah tersebut, pertemuan penting tersebut juga akan melibatkan organisasi besar seperti Asosiasi Produsen Mobil China (CAAM), Asosiasi Dealer Mobil Tiongkok (CADA), serta beberapa platform jual beli mobil bekas ternama di negara tersebut.

Praktik tersebut, yang sekarang dikenal sebagai “Mobil Bekas Tanpa Jarak Tempuh,” telah memicu banyak perdebatan akhir-akhir ini, terutama setelah pernyataan publik oleh Ketua Great Wall Motor Wei Jianjun.

Dalam wawancara dengan Sina Finance minggu lalu, Wei mengungkapkan bahwa persaingan harga yang ekstrem di industri otomotif China telah menyebabkan semakin banyak kendaraan yang didaftarkan dan diberi pelat nomor dengan demikian secara teknis dianggap terjual tetapi tidak pernah dikendarai.

Kendaraan-kendaraan ini kemudian dipasarkan kembali sebagai mobil bekas meskipun tidak digunakan.

(wbs)



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *