Volvo Terdesak! Kini Bergantung pada Geely untuk Bertahan di Tengah Gempuran Mobil China



loading…

Volvo kini semakin bergantung pada Geely untuk bertahan di tengah tekanan industri otomotif global yang semakin kompetitif. Foto: Reuters

JAKARTA – Tekanan industri otomotif global kini mencapai titik krusial—bahkan merek premium seperti Volvo pun tak bisa lagi berjalan sendiri.

Di Gothenburg, Swedia, Bos Geely Holding, Li Shufu, secara tegas menyatakan bahwa masa depan Volvo Cars bergantung pada kolaborasi erat dengan ekosistem Geely.

“Bekerja secara terisolasi akan membawa pada kehancuran,” ujarnya dalam rapat umum tahunan.

Pernyataan ini menegaskan realitas baru industri: kompetisi makin brutal, terutama dengan agresivitas produsen China di pasar global.

Untuk merespons tekanan tersebut, CEO Volvo, Hakan Samuelsson, yang kembali memimpin setahun lalu, langsung melakukan restrukturisasi besar.

Strateginya jelas—integrasi lintas merek. Volvo kini menjalin kerja sama intensif dengan berbagai brand di bawah Geely seperti Polestar, Lynk & Co, hingga Zeekr.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *