
loading…
5 besar pabrikan Jepang, Toyota hingga Honda terus dibayang-bayangin oleh pabrikan China seperti BYD, Wuling, hingga Chery. Foto: TAM
Namun, di balik angka total itu, ada pergeseran tektonik. Data penjualan per merek yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menceritakan kisah yang jauh lebih dramatis: singgasana para raja otomotif Jepang memang masih kokoh, namun benteng mereka kini mulai dikepung oleh sebuah “Tembok China” yang merangsek naik dengan kecepatan yang menakutkan.
Kabar buruknya, pasar secara keseluruhan masih belum pulih. Angka penjualan Agustus ini anjlok 13,4 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 76.806 unit.
Sang Raja dan Para Punggawa Setia
Di puncak klasemen, tak ada yang berubah. Toyota masih menjadi raja yang tak tergoyahkan, sendirian menguasai sepertiga pasar dengan total penjualan 20.733 unit.
Didampingi oleh “punggawa” setianya, Daihatsu, di posisi kedua dengan 11.008 unit, duo raksasa ini menunjukkan betapa dalamnya cengkeraman mereka di pasar otomotif nasional.