
loading…
Tesla Mendaftarkan Merek Dagang Baru. FOTO/ Tesla
Langkah ini dilihat sebagai indikasi paling jelas bahwa proyek supercar listrik ini masih berlangsung dan mungkin semakin mendekati fase produksi.
Tesla mengajukan dua jenis merek dagang yang berbeda, masing-masing melibatkan versi terbaru dari merek kata “Roadster” dan logo siluet bergaya yang menampilkan profil mobil sport tersebut. Kedua merek dagang tersebut diajukan pada 3 Februari 2026 dan secara khusus merujuk pada model Roadster.
Roadster generasi kedua pertama kali diperkenalkan pada November 2017 dalam acara kejutan yang juga menyaksikan peluncuran truk listrik Tesla Semi. Pada saat itu, Elon Musk menjanjikan mobil sport listrik ekstrem dengan harga mulai USD 200.000.
Selain harganya, Tesla juga mengklaim bahwa Roadster dapat mencapai kecepatan tertinggi lebih dari 250 mph dan berakselerasi dari 0–100 mph hanya dalam 4,2 detik, angka yang menempatkannya dalam kategori supercar paling ekstrem di dunia.
Produksi Roadster awalnya dijadwalkan dimulai sekitar tahun 2020, tetapi Tesla gagal memenuhi target tersebut. Beberapa jadwal baru diumumkan setelah itu, tetapi semuanya terlewat tanpa peluncuran resmi. Dalam beberapa tahun terakhir, proyek Roadster juga jarang disebutkan secara publik oleh Tesla.
Dalam laporan keuangan terbarunya, Tesla mengumumkan bahwa persiapan untuk produksi Roadster generasi berikutnya masih berlangsung di Amerika Utara.
Elon Musk juga menyatakan bahwa Tesla berencana untuk mengadakan acara demonstrasi Roadster pada 1 April, dengan produksi diperkirakan akan dimulai sekitar 12 hingga 18 bulan setelah acara tersebut.