loading…
Fasilitas bengkel siaga yang tersebar luas menjadi faktor penentu kenyamanan pemudik di 2026, di mana pabrikan Jepang terbukti jauh lebih siap melayani konsumen di jalan. Foto: SIS
Namun, ketika musim mudik Lebaran 2026 tiba, realitas di aspal berbicara lain: pabrikan Jepang masih memegang kendali absolut soal ketenangan batin konsumen.
Sehebat apa pun teknologi di dalam kabin, ketakutan terbesar konsumen saat melakukan perjalanan ratusan kilometer adalah kendaraan mogok di tengah antrean panjang tanpa kejelasan bengkel resmi.
Di sinilah letak kesenjangan nyata pada 2026. Sebagai perbandingan konkret, pabrikan China seperti Chery hanya sanggup menyediakan 22 titik bengkel siaga.

Di kubu seberang, raksasa Jepang seperti PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) membuktikan infrastruktur mapan mereka dengan menyiagakan 71 titik Bengkel Siaga di jalur mudik nasional.